Safety Driving
Posted by Bram on December 11th, 2009
Kalau kita memperhatikan tingkat kepadatan lalulintas di jalan utama terutama kawasan kerja sepanjang jalan dari depan BC menuju arah Batakan banyak sekali pengendara sepeda motor dengan kecepatan tinggi memacu kendaraannya. Perilaku seperti ini merupakan salah satu faktor yang dapat mengakibatkan kecelakaan.
Tujuan dari keselamatan lalulintas adalah:
- Untuk mempertajam kepekaan terhadap bahaya berlalu lintas.
- Untuk meningkatkan konsentrasi pada saat mengemudi atau mengendarai kendaraan bermotor.
- Untuk meningkatkan ketaatan dalam melaksanakan peraturan lalu lintas.
Kita menginginkan berlalu lintas tanpa kecelakaan dengan selalu mengemudikan kendaraan secara aman dan berhati-hati. Menghentikan kendaraan yang melaju misalnya dengan kecepatan 40 km/jam baru dapat berhenti pada jarak 11
atau 12 meter ke depan. Kita akan ngeri melihat akibat kecelakaan yang ditimbulkan karena ketidakmampuan kita menghentikan kendaraan untuk menghindari kecelakaan. Membelokkan kemudi secara mendadak ke kiri dalam kecepatan yang tinggi dapat menyebabkan kendaraan itu selip dan malahan terdorong ke kanan. Dalam kejadian seperti ini penting mengetahui keterbatasan kemampuan kendaraan dan keterampilan megemudi.
Faktor-faktor penyebab Kecelakaan:
- Jarak antar kendaraan yang terlalu dekat. Usahakan jaga jarak antar kendaraan yang anda bawa dengan kendaraan didepan disesuaikan dengan kecepatan. Semakin cepat anda membawa kendaraan, semakin jauh jarak antar kendaraan anda dengan yang didepan.
- Kecepatan membawa kendaraan. Kecepatan menentukan tingkat kerusakan yang akan di timbulkan dan tingkat reaksi anda untuk mengambil tindakan disaat keadaan memaksa anda untuk mengambil keputusan untuk menghindar atau menginjak rem.
- Rambu-rambu petunjuk jalan yang tidak memadai. Selalu waspada terhadap keberadaan rambu petunjuk jalan. Menjadi aturan umum apabila anda melewati daerah padat dengan aktifitas manusia, batas kecepatan adalah dibawah 40 Km/jam. Beri kesempatan kepada pejalan kaki.
- Tidak mengikuti atau mematuhi petujuk rambu-rambu. Patuhi rambu-rambu lalulintas yang ada.
- Mengantuk. Bila anda merasa mengantuk, ambil waktu untuk beristirahat sejenak, mencuci muka atau melakukan gerakan-kecil seperti senam peregangan diluar mobil.
- Kelelahan. Bila anda merasa kelelahan, berhenti untuk membawa kendaraan.
- Dalam keadaan stres dan tidak konsentrasi. Kurangi kecepatan anda dan tingkatkan kewaspadaan.
- Pandangan terhalang atau terganggu.
- Kondisi cuaca (hujan), jalan menjadi licin dan pandangan terganggu.
- Kondisi kendaraan yang tidak layak atau terdapat kerusakan pada: rem, stir, lampu sein. Lakukan selalu pemeriksaan secara rutin dan jika ditemui kerusakan segera perbaiki.
- Keterampilan pengemudi yang masih minim. Dengan selalu berlatih membawa kendaraan maka akan dapat membuat anda semakin trampil.
- Kondisi badan jalan yang rusak seperti berlobang, longsor, lunak, genangan dan kemiringan badan jalan yang tidak sesuai terutama pada tikungan.
Keselamatan lalu lintas = Perangkat keras x Perangkat lunak x Unsur manusia.
• Perangkat keras yaitu perporma kendaraan dan kondisi kendaraan.
• Perangkat lunak yaitu keterampilan mengemudi.
• Unsur manusia yaitu mengendarai kendaraan dengan sepenuh hati.
Mengendarai dengan sepenuh hati, berarti menaati ketentuan sebagai berikut :
1. Memenuhi peraturan dan tata tertib berlalu lintas.
2. Mengendarai kendaraan dengan tenang, konsentrasi dan tidak terburu-buru.
3. Mengambil keputusan dengan cepat dan tepat apabila terjadi perubahan situasi.
Contoh : Ketika anda sedang mengendarai sebuah mobil tiba-tiba sinyal lampu lalu lintas berubah menjadi kuning, antisipasi sekeliling anda dengan pertanyaan:
1. Bahaya potensial apa yang mungkin timbul ?
2. Tindakan pencegahan apa yang harus dilakukan ?
Memprediksi kemungkinan yang akan terjadi.
1. Apakah mobil anda akan ditabrak dari belakang ?
2. Apakah mobil anda bersenggolan ?
3. Apakah mobil anda akan ditabrak dari samping ?
4. Apakah mobil anda selip ?
5. Apakah ada orang lari menyeberang ?
6. Apakah kendaraan yang didepan anda berhenti dengan tiba-tiba ?
7. Apakah ada mobil yang menyalip atau memepet ?
8. Apakah akan terjadi tabrakan beruntun ?
9. Apakah masih ada kemungkinan kejadian lain ?
Tags: akibat, berkendara, kecelakaan, kendaraan, keselamatan, Keselamatan lalu lintas, lalu lintas, Penyebab kecelakaan, safety, safety driving