Mengapa Memilih Safety Sebagai Karir
Posted by Bram on December 12th, 200910 Tahun yang lalu orang awam banyak yang tidak mengerti apa itu safety? bagai mana masa depan menjadi safety? dan pertanyaan lainnya yang sangat meragukan memilih safety sebagai Karir yang baik.
Tetapi kini Banyak orang yang tertarik untuk menjadi safety, dikarenakan menjadi safety terdapat banyak hal yang bisa kita lakukan yaitu melakukan tugas mulia untuk meminimalkan kecelakaan kerja ( Sosial ) tetapi juga mendapatkan keuntungan secara finansial yang lumayan besar. ( diukur dari kemapuan tenaga kerja safety dalam bekerja).
Saya akan bercerita bagai mana saya memilih untuk menjadi safety.
Waktu itu usia saya 21 tahun ( 2005 ) saya tidak kuliah dan menjadi pengangguran yang tidak jelas arahnya ( Hanya lulus SMA ) baik orang tua maupun saudara banyak yang menyarankan saya untuk Kuliah tapi saya bimbang dalam menentukan pilihan. karena banyak sarjana yang pengangguran, akhirnya saya bertanya sama kakak perempuan saya dan dia menjelaskan mengenai safety dan ada Universitas diBalikpapan yang memiliki jurusan K3, awalnya saya tidak terlalu yakin karena saya tidak tau apa itu safety???? . dikemudian hari saya bertanya dengan teman akrab saya mengenai tawaran untuk kuliah K3 dan dia menjelaskan bahwa K3 itu masih sangat jarang terdapat dilingkungan kerja apalagi yg memiliki kemampuan atau ilmu Akademik, saya seperti mendapat angin segar mendengarnya meskipun blm 100% percaya. Tiba tiba datang kakak Laki-laki saya dari banjarmasin bercerita mengenai Safety bahwa temen perempuannya punya pengalaman yang sangat tidak baik akibat kurangnya perhatian terhadap prosedur K3, maka dia menceritakan kejadiannya. ” Suatu hari dia datang kerumah teman perempuannya itu, dan dia dapati suami dari temannya lumpuh,buta, dan tengkorak kepalanya sebagian dilapisi oleh plat besi, lantas kakak saya bertanya mengapa, Kok Bisa ? kemudian temannya menjelaskan bahwa suaminya begitu akibat dari kecelakaan dilokasi kerja, terkena Handle Bor manual di Sumur Minyak,karena kesalahan didalam melakukan prosedur safety ( Tidak ada LOTO ). tidak sedikit Upaya yang dilakukan untuk menyelamatkan, sampai korban dibawa ke singapura untuk operasi tengkorak belakang, sampai akhirnya korban mendapat uang ganti rugi sebesar 150 Jt untuk biaya pengobatan, dan tidak itu juga, korban diberhentikan kerja karena sudah tidak produktif lagi “.
dari penggalan cerita diatas kita bisa membayangkan bagai mana jadinya Istri Korban??? Masih Muda,Cantik, anak 1, tetapi dia harus menghidupi anak yang masih berumur 2 tahun sedangkan suaminya tidak bisa melakukan Nafkah Lahir Batin….Mungkin dalam hati kecil Korban menangis dan jika boleh memilih iya tidak ingin seperti ini.
dari situ saya kemudia menjadi mantap 100 % untuk menjadi seorang Safety dan sampai hari ini saya sangat bangga telah memilih safety sebagai karir yang sangat menjanjikan, serta tidaklupa saya ucapkan terima kasih kepada orang orang yang sudah berhasil menyakinkan saya untuk memilih safety sebagai karir.
Satu Pesan saya, jangan pernah ragu untuk menjadi safety terutama buat anda yang memiliki semangat kepemimpinan bahwasanya anda adalah sang pemimpin sejati diperusahaan anda. ( Info Lanjut Hub Admin )
Tags: Karir, kecelakaan, kecelakaan kerja, Korban kecelakaan kerja, Safety karir

nih yg waktu th km ceritakan ama aku yh bram…semangat bram kejar cita-citamu..